Investasi Terbaik

Jika anda ingin melindungi nilai atau melipatgandakan kekayaan maka investasi merupakan pilihan terbaik. 

Berbeda dengan menabung uang cash di bank yang nominalnya tetap bahkan jika ditambah dengan bunga tabungan tetap tidak masih dibawah inflasi.

Inflasi merupakan momok yang menakutkan dan menggerus nilai dari tahun ke tahun. Jika kita tidak jeli mengatur keuangan, maka nilai kekayaan akan tergerus inflasi dan nilainya akan turun dari tahun ke tahun. 

Tetapi sepertinya pengetahuan finansial sudah cukup baik dengan makin banyaknya yang mulai sadar untuk berinvestasi dan mulai banyaknya platform investasi yang makin beraneka ragam.

Dirangkum dari website vinansio, nerikut ini 5 investasi populer di Indonesia.

1. Deposito

Meskipun generasi lama masih mendominasi investasi deposito tetapi tidak sedikit generasi milenial yang investasi deposito. 

Deposito merupakan salah satu produk perbankan untuk nasabahnya dengan memberikan return 2 sampai 6 persen per tahun, tergantung bunga acuan dari Bank Indonesia.

Berbeda dengan tabungan yang bisa diambil kapanpun, depisito uang yang sudah disetorkan tidak bisa diambil sesuai dengan kesepakatan antara Bank dengan nasabahnya. Biasanya 1 – 24 bulan.

2. Emas

Emas adalah investasi klasik yang sampai saat ini masih tetap eksis, bahkan terus meningkat. 

Emas sudah teruji dari jaman sebelum masehi hingga kini dan tetap bernilai. Emas juga menjadi andalan untuk mempertahankan nilai kekayaan bahkan selalu bisa mengalahkan investasi.

Keunggulan emas ada di liquiditas yang sangat tinggi, kapanpun Anda butuh uang cash maka jual emas bisa langsung cair di hari yang sama.

Di era milenial banyak berdiri platform investasi emas digital yang artinya kita tidak memegang emas secara fisik tetapi memiliki emas di platform tersebut.

3. Reksadana

Reksadana adalah produk keuangan non bank yang tidak dijamin oleh pemerintah tetapi diawasi oleh pemerintah melalui ojk, reksadana pengelolaan uang yang dikumpulkan dari investor dikelola oleh manager investasi. 

Di reksadana terdapat banyak pilihan yang memudahkan kita untuk menempatkan uang sesuai dengan profil resiko. Ada pasar uang, pendapatan tetap, campuran dan saham.

Di reksadana pasar uang, dana anda akan dikelola dan dibelikan istrumen keuangan seperti obligasi pemerintah.

Reksadana pendapatan tetap, dana anda akan dikelola dan dibelikan obligasi korporasi.

Reksadana saham, dana anda akan dimasukan dalam portofolio saham pilihan manajer investasi.

Sedangkan reksadana campuran, dana Anda akan dimasukan ke portofolio campuran semua atau sebagian dari reksadana diatas.

4. Saham

Sejak program nabung saham yang digalakan oleh OJK dan BEI pada 2021 mengakibatkan terus bertambahnya investor di pasar saham.

Bahkan menurut data BEI jumlah investor di kuartal ketiga tahun 2021 jumlah investor di pasar saham meningkat lebih dari 100%. 

Bahkan BEI masih memproyeksikan bahwa investor akan terus bertambah berkali kali lipat dalam beberapa tahun kedepan seiring dengan meningkatnya literasi keuangan masyarakat.

5. Barang Mewah

Meski hanya dilakukan oleh segilintir kalangan tetapi investasi barang mewah cukup prospektif. 

Tidak sedikit para artis dan influencer yang menjadikan barang mewah sebagai aser investasi seperti arloji, mobil, bahkan sepatu. 

Jika Anda mau investasi barang mewah pastikan barang tersebut di produksi terbatas dan ada peminatnya.

Tentunya anda harus selalu teliti sebelum investasi, pastikan anda mengetahui terlebih dahulu resiko dari masing masing instrumen investasi agar tujuan investasi tetap jadi untung bukan buntung. 

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *